Jumat, 05 Juni 2009

BLH Poso Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia


Poso – Hari Lingkungan Hidup Sedunia adalah sebuah momentum untuk mengubah perilaku semua pihak secara kebersamaan menjadi perilaku ramah lingkungan yang efektif maupun efisien dalam menggunakan sumber daya alam. Peringatan ini juga identik ditandai dengan pencanangan penanaman pohon pelindung, yang tak lain sebagai pelestarikan dalam memelihara lingkungan disekitar kita.
Sehubungan dengan peringatan tersebut, kabupaten Poso juga melakukan gerakan penanaman pohon pelindung sebanyak kurang lebih 6000 pohon dalam memperingati hari lingkungan hidup sedunia, tepatnya Selasa (5/6). Melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Poso menanam 3 jenis macam pohon, terdiri dari Pohon Glodok Jek, Pohon Eboni, dan Trambesi, dilokasi/area dalam Poso Kota.
Pada peringatan ini, Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Ir. Rachmat Witoelar, dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM mengatakan, seiring dengan krisis ekonomi global yang terjadi dihampir seluruh Negara di dunia, kita seringkali melupakan prinsip-prinsip pembangunan dalam mengatasi krisis pangan dan energi. Seperti halnya pengalihan fungsi pemanfaatan ruang yang merusak hutan dan lahan, eksploitasi SDA yang tidak memperhatikan kaidah-kaidah lingkungan, serta pelepasan emisi gas CO2 (karbon dioksida) secara berlebihan dari industri.
Olehnya, dalam menghadapi hal tersebut, Lembaga Lingkungan Hidup Internasional United Nation Environment Programme (UNEP) merangkul tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2009 sebagai “Your Planet Needs You – Unite To Combat Climate Change (Bersama Selamatkan Bumi Dari Perubahan Iklim)”, yang mengajak semua pihak baik masyarakat dunia usaha maupun pemerintah untuk berperan dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup.
“Masyarakat berkontribusi besar mengatasi dampak perubahan iklim dengan membuat berbagai gerakan masyarakat, seperti penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi sumber daya alam (SDA) di hutan, lahan, sungai/laut, penggunaan energi listirik dan bahan baker secara arif, serta penerapan 3 R (Reuse, Reduce, Recycle) sampah,” kata Sekkab mewakili Bupati Poso dalam sambutan Meneg Lingkungan Hidup pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2009 yang dirangkaikan dengan pencanangan Gerakan Jumpa Berlian (Jumat pagi bersih lingkungan), di lapangan Maroso Poso, Jum’at, 5 Juni 2009 .
Ir. Rachmat Witoelar menyampaikan, Indonesia juga telah bertindak sebagai tuan rumah dalam World Ocean Conference atau Konferensi Kelautan Dunia yang telah mengeluarkan kesepakatan penting berupa Menado Deciaration atau Kesepakatan Menado. “Ini akan dibawah ke Sidang Cop 15 UNFCCC atau Konferensi PBB untuk perubahan iklim di Copenhagen Denmark tahun ini, yang membawa usulan kepada seluruh Negara di dunia untuk lebih merespon dampak perubahan iklim pada ekosistem laut dan pantai untuk negara-negara kepulauan,” tutup Sekab Poso.
Peringatan yang dihadiri oleh para unsur muspida, pejabat Pemkab Poso, BUMN/BUMD, unsur TNI/Polri, Ibu Persik dan Bhayangkari, serta organisasi perempuan/pemuda, ditandai dengan penekanan tombol sirene yang dilangsungkan dengan penanaman pohon secara simbolis di seputaran jalur dua, kelurahan Gebangrejo, Kecamatan Poso Kota.

Rabu, 03 Juni 2009

Serah Terima Jabatan Direktur Utama PDAM Kabupaten Poso


Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi, SH.MH Melantik Jabatan Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Poso Bertempat di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Rabu 3 Juni 2009.
Acara tersebut dihadiri, Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Lambang Bamonturu, Para Kepala Dinas, Badan, Kantor dan Bagian Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso serta Para undangan lainnya.
Surat Keputusan Bupati Poso No. 188.45 / 1389 / 2009 Tentang Pengangkatan Pelaksana Tugas Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum. Dilanjutkan dengan pembacaan Berita Acara Serah Terima Jabatan Direktur Utama PDAM Kabupaten Poso No. 06 / BA / PDAM – Ps / VI / 2009 Dari Pihak Pertama : Muchlas A. Cenning, S.sos Direktur Utama PDAM sesuai surat Keputusan Bupati No. 188.45 / 1856 / 2003 Tanggal 11 Mei 2005, Kepada Pihak Kedua : Drs. Amdjad Lawasa, MM Plt Direktur Utama PDAM Kabupaten Poso sesuai Surat Keputusan Bupati No. 188.45 / 1389 / 2009 tanggal 25 Mei 2009.
Pada Kesempatan tersebut Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi, SH.MH Atas Nama Pemerintah Kabupaten Poso mengucapkan Terima Kasih dan penghargaan yang Setinggi – tingginya kepada Muchlas A. Cenning, S.sos selaku Direktur Utama PDAM Kabupaten Poso yang lama yang telah mengemban tugas selama kurang lebih Empat(4) Tahun, sehingga Proses Administrasi PDAM untuk memberikan pelayanan terhadap masyarakat dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Lanjut Wabup Kesemua itu merupakan wujud dan tanggung jawab yang diberikan demi kemajuan daerah ini kearah yang lebih baik, sehingga pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Poso secara keseluruhan telah menunjukan suatu perubahan menuju peningkatan dan perbaikan pada tatanan kehidupan masyarakat, baik dalam pembangunan fisik maupun sumber daya Aparatur yang yang bermuara pada peningkatan pendapatan asli daerah yang mana hal ini telah memberikan dampak positif dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat termasuk pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Poso ini dimana telah berperan dengan efektif dalam melayani masyarakat secara menyeluruh khususnya air minum yang selama ini lancar dan tidak pernah menyusahkan Masyarakat.
Serah terima Bertempat di Ruang Pogombo ini ditutup dengan Penandatanganan Berita Acara Serah Terima Oleh Pejabat Lama Muchlas A. Cenning, S.sos dan Plt Pejabat Baru Drs. Amdjad Lawasa, MM disaksikan Wakil Bupati Abdul Muthalib Rimi, SH.MH.

PELANTIKAN PENGURUS HIMPAUDI KAB.POSO PERIODE 2007-2011


Poso – Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM Diwakili Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa, MM Melantik Pengurus Himpunan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Daerah Kabupaten Poso Periode 2007 – 2011. Bertempat di Gedung Torulemba, Selasa 2 Juni 2009.
Hadir pada acara Pelantikan Tersebut, Ketua Himpaudi Provinsi Sulawesi Tengah Dra.Nurhayati Tahir bersama Rombongan, Kadis P Dan P Drs.Berlin Matoneng, pengurus Himpaudi Kabupaten Poso, serta Undangan Lainnya.
Dalam Kesempatan tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs,Amdjad Lawasa,MM dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yang berkaitan Dengan pendidikan Anak Usia Dini Di Kabupaten Poso, antara lain kepada Pengurus yang baru saja dilantik agar dapat bekerja Sama dengan semua pihak khususnya dalam mensosialisasikan Pentingnya pendidikan anak Usia Dini di tengah-tengah masyarakat. Agar dapat berupaya membentuk lembaga pendidikan anak Usia Dini dilingkungan masing-masing.
Kepada Yayasan yang telah mendirikan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) agar dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan Anak usia Dini di Yayasannya masing-masing.
Diakhir sambutannya, Sekkab mengharapkan agar dapat membantu memperkuat tatanan kehidupan pada dunia pendidikan kita di Daerah Kabupaten Poso ini secara utuh, terutama dalam kaitan ikut mengembangkan sikap Positif terhadap masyarakat, Khususnya para Orang tua Agar benar-benar memahami Eksistensi dan pentinganya Pendidikan usia Dini Bagi anak-anak.Dengan memahami hal itu, Drs.Amdjad Lawasa,MM yakin bahwa para pengurus baru yang telah diberi kepercayaan untuk memikul tanggung jawab menjalankan Roda Organisasi Himpaudi Di Kabuapten Poso, akan mampu melaksanakan tugas dengan baik penuh tanggung jawab.
Sementara itu, Ketua Himpaudi Provinsi Sulawesi Tengah Dra.Nurhayati Tahir dalam sambutannya menyampaikan bahwa peran Himpaudi dalam pelaksanaan Program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Non Formal dan Informal merupakan suatu Organisasi yang mempunya visi misi untuk turut serta membangun manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa kepada TUHAN Yang Maha Esa, cerdas dan ceria, sehat jasmani dan Rohani, berahlak mulia, Kreatif dan mandiri serta bertanggung jawab kepada nusa dan bangsa.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai upaya untuk menciptakan sumber daya manusia yang bermutu adalah merupakan tahapan yang sangat strategis yang dilakukan secara bertahap, sestimatis dan menjadi tanggung jawab Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha lainnya. Undang-Undang Sisdignas No.20 tahun 2003 pasal 14 secara tegas dinyatakan bahwa pendidkan anak usia dini adalah upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir (0) sampai usia (6) tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan yang lebih lanjut.
Disatu Sisi Kadis P Dan P Drs,Berlin Matoneng mengungkapkan bahwa Dengan adanya Organisasi Himpaudi Tersebut di Kabupaten Poso menambah lagi salah satu Organisasi yang bergerak dibidang pendidikan, Khususnya pada anak Usia Dini. Ini memandakan perhatian yang besar bagi Kabuptaen Poso Khususnya ditujukan kepada generasi Penerus di Kabupaten Poso agar para genmerasi penerus nantinya terbentuk kepribadian yang baik serta cerdas, dan dapat mempersiapkan dirinya memasuki pendidikan yang lebih lanjut.
Disisi lain Ketua Panitia Zaenab Mohamad,SE melaparkan bahwa Pelantikan tersebut dilaksanakan bardasarkan Surat Keptusan Pengurus Wilayah Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Prov.Sulteng Nomor : 025/KEP/PW.HIMPAUDI/VT/2007, tanggal 16 Juni 2007 tentang pengangkatan/pengesahan/pelantikan pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Poso Masa Bhakti 2007-2011. Surat keptusan Pepala Dinas Pendidikan Kabuapten Poso Nomor : 188.4/798/dp/2009 tanggal 1 Juni 2009 tentang pembentukan panitia pelantikan HIMPAUDI Kabuapten Poso masa bhakti 2007-2011.
Peserta Pelantikan Pengurus Daerah HIMPAUDI Kabupaten Poso berjumlah 29 orang yang terdiri dari penyelenggara, Tutor Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada diwilayah Kabupaten Poso.

Sidang I PWGT Klasis

Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sin. Songgo membuka secara resmi Sidang I Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT) Klasis Sulawesi Tengah-Timur Jemaat Rehobot Poso bertempat di Gereja Toraja Jemaat Rehobot Poso, Jumat, 29 Mei 2009
Hadir pada kesempatan tersebut, Pengurus Pusat Persekutuan Wanita Gereja Toraja (PWGT), Ketua Badan Pekerja Majelis Klasis Sulawesi Tengah Timur Bapak Pdt. L.L. Barumbun, S.Th, Badan Pekerja Makelis Jemaat Rehobot Poso, Seluruh Pengusur Wanita dari semua denominasi, para jemaat Rehobot Poso serta Undangan Lainnya.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sin. Songgo mengatakan walaupun pembentukan klasis baru beberapa bulan yang lalu namun sudah boleh melaksanakan persidangan yang pertama, khususnya bagi warga PWGT, yang bertanda bahwa rasa tanggung jawab yang dimiliki semua hamba-hamba tuhan semakin nyata, walaupun dengan kondisi yang serba sederhana dan disibukkan dengan berbagai aktivitas namun saudara tetap melaksankan persidangan pertama untuk membicarakan dan merumuskan format program kerja bagi persekutuan wanita gereja toraja demi untuk memberikan pelayanan kepada jemaat yang lebih baik dan lebih maksimal.
Disamping itu Persidangan Pertama bagi PWGT klasis Sulawesi Tengah-Timur adalah merupakan wadah pertemuan sekaligus dapat dijadikan wahana persatuan dan kekeluargaan antara jemaat klasis ini khususnya bagi PWGT sekaligus membahas program-program kedepan didalam pelayanan, berjemaat, bersaksi dan bersekutu agar mampu memandang orang lain dalam satu ikatan cinta kasih, damai seorang akan yang lain, sebagai kesatuan dan wujud nyata dukungan seluruh anggota jemaat klasis sulawesi tengah-timur terhadap upaya bersama untuk membangun mental, spiritual umat agar dapat terwujud kehidupan bijaksana, adil dan tekun beribadah.
Drs. Sin Songgo juga mengharapkan kiranya dalam pertemuan seperti ini, selain membahas masalah Intern organisasi dalam lingkup gerejawi, juga dapat memikirkan langkah-langkah positif yang sifatnya dapat membangun dan membina kebersamaan dengan sesama, melalui pendekatan iman yang dimiliki demi tetap terpeliharanya kondisi yang sejuk di daerah ini.
Ketua Badan Pekerja Majelis Klasis Sulawesi Tengah-Timur Pdt.L.L.Barumbun,S.TH menyampaikan bahwa Klasis Sulawesi Tengah-Timur ini adalah Pemekaran dari Klasis Sulawesi tengah di Palu. Pengurus lengkap Klasis tersebut, dipilh dalam Persidangan I Klasis Sulawesi Tengah-Timur di Jemaat Kanaan Meko. Dalam Persidangan tersebut, mengamanatkan untuk segera memilih Pengurus Pelayanan Kelompok Kategorial, Untuk wanita dan dilaksanakan di Jemaat Rehobot Poso, yang Pada hari ini dimulai pembukaan untuk selanjutnya bersidang sampai selesai dengan baik.
Selaku Pengurus Badan Pekerja Majelis Klasis Sulawesi Tengah-Timur, berharap kiranya pengurus yang terpilih nanti, akan menjadi mitra kerja yang baik, untuk mencapai pelayanan yang baik pula bagi seluruh warga Gereja Toraja dalam Klasis Ini, dan bekerja sama dengan semua gereja dari berbagai dominasi demi terciptanya damai sejahtera bagi semua.

Thalib Buka Poso Expo 2009


Poso - Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH membuka secara resmi Poso EXPO (Pameran) 2009 yang bertempat di Alun-alun Sintuwu Maroso, Kamis 14 Mei 2009.
Dalam sambutan tertulisnya Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH, menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Poso dan segenap jajarannya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak yang telah ikut andil dalam berpartisipasi untuk mengisi Pameran (Poso Expo) 2009 yang bertempat dilapangan Sintuwu Maroso.
Lanjut Wakil Bupati, kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Poso yang dalam hal ini telah mendukung diadakannya Poso Expo 2009, meminta agar kiranya dengan program-program semacam ini dapat dijadikan suatu inspirasi maupun motivasi dan bisa dipastikan Wilayah Kabupaten Poso akan menjadi Wilayah yang damai,aman,makmur,dan sentosa. Oleh dan sebab itu yang di atur oleh Pemerintah Kabupaten Poso adalah bagaimana setiap warganya dapat menjalani kehidupan secara bebas, baik dan memberi inspirasi yang konkrit bagi pengembangan kehidupan masyarakat dan ber-Bangsa dalam arti yang sesungguhnya.
Disatu sisi Wakil Bupati Poso mengingatkan juga, sejarah bukanlah sekedar kotak hitam yang berisi dokumentasi tentang serangkaian peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Sejarah merupakan cermin “mengintip” panorama masa depan. Demikian pula dengan sejarah Kabupaten Poso hadir sebagai cermin tempat kita berkaca, sekaligus tempat mengukir sejarah masa depan. Akhirnya disampaikan bahwa menuju Kabupaten Poso yang damai adalah sebuah impian indah yang tidak mustahil untuk diwujudkan. Menanamkan harapan yang mendalam adalah awal dari terwujudnya Kabupaten Poso.
Sebelumnya juga Ketua Panitia pelaksana Poso EXPO dalam laporannya menyampaikan, dalam hal ini generasi muda Kabupaten Poso sebagai motor penggerak pembangunan Kabupaten Poso oleh Karena dipundak generasi muda yang kreatif dan handal.
Adapun dalam laporannya Ketua Panitia menyampaikan, tujuan diadakannya Poso EXPO adalah sebagai informasi kepada masyarakat luas tentang perkembangan berbagai jenis produk terkini serta membangkitkan kesadaran moral untuk secara bersama-sama melakukan aktifitas nyata, guna mempercepat akselerasi perputaran roda pembangunan.
Setelah Wakil Bupati Poso Abdul Muthalib Rimi,SH,MH mengakhiri isi sambutannya, maka para Muspida, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Perempuan Kabupaten Poso yang hadir saat pembukaan tersebut, bersama rombongan meninjau tempat lokasi Stand Poso EXPO sekaligus Ibu Wakil Bupati Poso Samsiah Thalib Rimi menggunting Pita di pintu masuk pertama Stan Pameran, yang menandai resmi dibuka Poso EXPO.
Waktu dan pelaksanaan Poso EXPO berlangsung sejak tanggal 29 Mei dan akan di tutup s/d tanggal 14 Juni 2009. Peserta Poso EXPO terdiri dari berbagai kota dan Kabupaten yaitu Kabupaten Poso sebagai tuan rumah kurang lebih 60 %, Jawa 30 %, dan Makasar 10 %.
Adapun Beragam bentuk materi pameran yang di buka antara lain Pameran Pembangunan, Elektronik, Outomatif, Home Industri, Alat Pertanian, Tood Center, serta berbagai sarana hiburan lainnya.
Penyelenggara dan Pelaksana kegiatan ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, dan Link Menegement.

Sosialisasi Pemantapan Kawasan Hutan Dan Informasi Sumber Daya Hutan Serta Perpetaan

Poso – Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang, MM Diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sin Songgoh Membuka Acara Sosialisasi Pemantapan Kawasan Hutan Dan Informasi Sumber Daya Hutan (ISDH) Serta Perpetaan Bertempat Di Ruang Aula Hotel Wisata Poso, Rabu 27 Mei 2009.
Hadir Pula pada kesempatan tersebut Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XVI Palu Ir.Hasgi Afkar, Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten Poso Ir.David, Msi, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Drs.Arimuel T.Santo, Para Camat, Serta Para Undangan Lainnya.
Dalam Arahan singkatnya Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah XVI Ir.Hasgi Afkar yang juga selaku pelaksana kegiatan ini mengatakan Bahwa Pengelolaan hutan pada dasarnya menjadi kewenangan Pemerintah dan atau Pemerintah Daerah mengingat berbagai kekuasaan daerah serta kondisi Sosial dan Lingkungan yang sangat terkait dengan kelestarian Hutan dan Kepentingan Masyarakat luas yang membutuhkan kemampuan pengelolaan hutan diwilayah tertentu dapat dilimpahkan Kepada BUMN yang bergerak dibidang kehutanan, baik berbentuk perusahaan umum ( Perum), Perusahaan Jawatan ( Perjan ), maupun Perusahaan Perseroan ( Persero ), yang pembinaanya dibawah Menteri.
Untuk mewujudkan pengelolaan Hutan yang lestari dibutuhkan Lembaga – lembaga penunjang antara lain Lembaga Keuangan yang mendukung Pembangunan Kehutanan, Lembaga Penelitian dan Pengembangan, Lembaga Pendidikan dan Latihan, Serta Lembaga Penyuluhan.
Sementara itu Bupati Poso dalam Sambutanya yang dibacakan Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs.Sin Songgoh mengatakan Paradigma Pembangunan yang berkembang saat ini memberikan Hak Otonomi dalam penyelenggaraan dalam penyelenggaraan pembangunan sesuai dengan potensi yang ada, Sehingga hal tersebut memacu kreativitas dan inovasi dari Masing – masing Daerah yang berdampak pada Kompetisi dalam pembangunan Wilayah termasuk Kabupaten Poso yang memiliki kekayaan sumber daya alam termasuk kawasan hutan yang begitu luas sehingga sangat dibutuhkan pengelolaan yang terencana, Efektif dan Efisien serta berhasil guna yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri, Sehingga dengan diadakannya Sosialisasi Pemantapan Kawasan hutan dan informasi Sumber Daya Hutan (ISDH) serta Perpetaan ini akan dijadikan sebagai salah satu dasar pijakan dari kita semua dalam mengambil kebijakan pemanfaatan kawasan hutan yang akan meminimalisir serta mencegah timbulnya permasalahan ditengah – tengah Masyarakat tentang kawasan hutan yang ada didaerah ini tentunya disesuaikan dengan kondisi setempat sehinggah apa yang dilaksanakan Khususnya Perpetaan kawasan hutan didaerah ini tentunya disesuaikan dengan kondisi setempat, sehingga apa yang dilaksanakan khususnya Perpetaan itu dapat menciptakan keseimbangan lingkungan yang pada giliranya dapat memberikan dukungan yang nyaman bagi kelangsungan hidup dan Kesejahteraan bagi masyarakat banyak.
Diakhir sambutannya Bupati meminta agar Kegiatan ini Benar – benar diikuti dengan sebaik – baiknya dan bisa memberikan manfaat besar bagi kita semua terutama dalam menyatukan Visi kedepan terhadap perencanaan yang lebih terarah dan jelas berkaitan dengan pemanfaatan potensi Kawasan hutan agar dapat mendorong pendapatan asli daerah yang berimplikasi langsung pada kemampuan dalam melaksanakan pembangunan didaerah ini yang pada giliranya akan bermuara pada kemajuan tingkat kesejahteraan seluruh Masyarakat Kabupaten Poso tanpa terkecuali.

PENERIMAAN SK CPNS POSO FORMASI 2005

Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM Membuka rapat Penerimaan CPNS Formasi 2005 bertempat diruang Pogombo, kamis 14 Mei 2009.
Turut Hadir Pada rapat tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs. Jeferson Gaibu, Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Poso serta 19 orang CPNS Formasi 2005.
Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM dalam arahannya menyampaikan selamat atas terangkatnya kepad 19 orang CPNS Formasi 2005. Karena perjuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso maka saudara-saudari dapat diterima sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Poso sesuai dengan SK yang berlaku.
Dalam hal ini Sekab Poso juga menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan pertemuan yang sangat penting dan juga merupakan pembelajaran kepada semua CPNS Formasi 2005 bahwa ketika di tempatkan dimana saja sesuai dengan SK yang berlaku agar kiranya dapat menjalankan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab yang tinggi.
Lanjut Sekab, Terangkatnya 19 orang CPNS Formasi 2005 ini adalah pengangkatan yang telah memenuhi syarat, Oleh karena itu perlu di pahami bahwa hasil keputusan ini sudah sangat maksimal, maka gunakanlah dedikasi itu yang bermoral dan berakhlak serta manfaatkan SK yang ada dengan baik.
Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa,MM juga menekankan kepada 19 orang CPNS bahwa Pemerintah Kabupaten Poso tidak pandang bulu atau pilih kasih, siapapun pegawai yang berbuat salah maka akan dikenai sanksi yang tegas dan tidak main-main. Tentunya hal ini tidak menekan kepada pegawai yang ada namun memberikan pemahaman agar dapat menjadi tenaga handal dan profesional dalam bidangnya masing-masing.
Sekab Poso memberikan keterangan lanjut dalam rapat tersebut mengenai gaji kepada 19 orang CPNS Formasi 2005 yang terangkat bahwa gaji akan dibayarkan saat melaksanakan tugas terhitung sejak tanggal 1 Juni 2009. Hal ini tentunya setelah memenuhi beberapa kriteria serta berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Poso. Dan harapan Sekab Poso dimana nanti akan ditempatkan tidak ada yang merasa keberatan, diterima dengan ikhlas dan dilaksanakan sesuai dengan SK.
Diakhir sambutannya, Sekertaris Daerah Kabupaten Poso mengharapkan kepada 19 orang CPNS Formasi 2005 yang telah terangkat agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang baik ini untuk mengabdikan diri serta kepercayan yang telah berikan oleh Pemerintah Kabupaten Poso dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Poso sangat mengharapkan suatu pengabdian yang benar-benar lahir dari hati bukan karena suatu aturan yang mengikat sehingga nantinya dapat berguna bagi kemajuan daerah Kabupaten Poso Sintuwu Maroso yang sama kita cintai.