Kamis, 20 Mei 2010

Rapat Pemuktahiran Data Se-Provinsi Sulawesi Tengah Di Kabupaten Poso Tahun 2010

Poso – Gubernur Sulawesi Tengah H.B. Paliudju Diwakili Sekertaris Daerah Provinsi Drs H.Baharuddin.H.Tandriwali, MSi buka secara resmi Kegiatan Rapat Pemutahiran Data Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Inspektorat Se-Provinsi Sulawesi Tengah Di Kabupaten Poso Tahun 2010 bertempat di Gedung Wanita Poso, Senin 10 Mei 2010.
Hadir pada Pembukaan Rapat tersebut Kepala Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah Mulyono, SE Ak.MM, Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM, Muspida Kabupaten Poso, Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs Amdjad Lawasa, MM, Para Kepala Inspektorat dari Sepuluh (10) Kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah, Para Pejabat Dilingkungan Pemda Poso, Serta para undangan lainnya.
Gubernur Sulawesi Tengah H.B. Paliudju dalam Sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekertaris Daerah Provinsi Sulewesi Tengah Drs H. Baharuddin.H.Tandriwali, MSi mengatakan Bahwa penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan mempunyai arti penting dalam siklus manajemen pengawasan, karena betapapun baiknya hasil pemeriksaan tanpa diikuti dengan penyelesain tindak lanjut, maka pemeriksaan tersebut tidak mempunyai daya guna dan hasil guna. Keberhasilan penyelenggaraan pengawasan sangat tergantung pada pemahaman dan komitmen pimpinan SKPD/Instansi dalam menindak lanjuti temuan / saran hasil pemeriksaan, selain itu perlu pula kita sadari bahwa, semakin tinggi prosentase penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan, semakin besar manfaatnya bagi pimpinan SKPD, dalam rangka peningkatan kinerja Organisasinya, bahkan hasil tindak lanjut dapat dijadikan tolok ukur ketaatan dan penilaian kinerja bagi pimpinan SKPD yang bersangkutan.
Berdasarkan hasil evaluasi sementara atas pelaksanaan pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi, Kabupaten dan Kota, masih terdapat 468 temuan dengan 533 saran yang belum tuntas penyelesaian tindak lanjutnya. Berkenaan dengan hal tersebut sangat diharapkan peran aktif Inspektorat Provinsi, Kabupaten dan Kota, agar rapat pembahasan tindak lanjut hasil pemeriksaan ini mampu menuntaskan atau mengoptimalkan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun anggaran 2009 dan pending Tahun-tahun sebelumnya.
Diakhir Sambutannya Gubernur mengharapkan agar rapat pembahasan tindak lanjut hasil pemeriksaan ini, akan memperoleh hasil yang optimal dalam arti prosentase tindak lanjut hasil pemeriksaan cukup tinggi penyelesaiannya yang tentunya akan berdampak positif terhadap kualitas penyelenggaraan tugas Pemerintahan dan pertanggung jawaban keuangan daerah.
Disisi lain Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang dalam arahan singkatnya sekaligus ucapan selamat datang kepada peserta rapat mengucapkan terima kasih yang Sebesar-besarnya kepada Penerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Gubernur yang telah memberikan kepercayaan pada Kabupaten Poso untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan rapat pemuktahiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan regular dan khusus tingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2010. Serta ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang sempat hadir pada hari ini yang merupakan wujud kebersamaan serta komitmen kita untuk menyatukan persepsi dalam meningkatkan kualitas pengawasan dan pemeriksaan serta tindak profesionalisme aparat pengawasan intern Pemerintahan yang baik (Good Governance), serta sebagai upaya konkrit untuk mencegah secara dini terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan Daerah / Negara di Daerah Masing-masing.
Sementara itu dalam Laporan Ketua Panitia kegiatan Anthony. H. Tadjongga, BSc.S.Sos mengatakan bahwa dasar pelaksanaan Kegiatan ini mengacu pada Undang-undang No. 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2005 tentang pedoman pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintah Daerah. Peserta Kegiatan terdiri dari Pegawai Inspektorat Propinsi Sulawesi Tengah, Kota Palu dan Sepuluh(10) Kabupaten yang ada di Sulawesi Tengah yang keseluruhan berjumlah 120 Orang Peserta.
Pembukaan Rapat Pemuktahiran data Se-Provinsi Sulawesi Tengah ditandai dengan penyerahan Cenderamata dari Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM, kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Sekda Provinsi Drs H. Baharuddin .H. Tandriwali,Msi.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung UPTD Kecamatan Pamona Tenggara

Poso - Bupati Poso, Drs. Piet Inkiriwang, MM Meletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung kantor UPTD di desa Korobono Kecamatan Pamona Tenggara, Selasa 11 Mei 2010.
Acara tersebut diawali dengan Ucap Syair Oleh Anak SD Korobono yang mengandung makna penting nya pedidikan Anak Bangsa di Tanah Air Indonesia.
Sementara itu dalam laporan panitia yang disampaikan oleh Ketua Panitia sekaligus sebagai Ketua PGRI Kec.Pamona Tenggara Jeheskiel Luminda menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Poso sebagai pemerintahan yang memiliki prinsip Good Governance dengan melakukan penataan untuk memberikan pelayanan dan pemberdayaan yang diarahkan pada pencapaian pembangunan yang merata disemua bidang.
Lanjut ketua PGRI ini merupakan tanggung jawab kami bahwa pembangunan kantor UPTD pendidikan Pamona tenggara ini akan terus dilanjutkan kegiatan penyelesaian pembangunannya sampai selesai 100% dan kedepan dapat menjadi sarana yang menunjang efektifnya pendidikan khususnya kec.Pamona Tenggra.
Selanjutnya Bupati Poso dalam sambutanya menghimbau kepada seluruh tenaga pendidik dan pegawai dibidang pendidikan agar tetap dengan tulus dan setia mengemban tugas yang mulia mebawa anak bangsa ini untuk kedepan menjadi kader- kader yang akan melanjutkan tongkat pemerintahan membangun bangsa Indonesia.
Diakhir sambutannya Bupati Poso mengharapkan dengan dimulainya bangunan Gedung kantor UPTD ini akan lebih mendorong masyarakat utuk mengerti pentingnya pedidikan dan betapa besarnya perhatian pemerintah terhadap Pendidikan di pedesaan.
Hadir Hadir dalam kegiatan,Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.Lambang Bamonturu,Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sin S. Songgo, Ketua penggerak PKK Kab.Poso Ibu Elen Inkiriwang Pelealu, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten Poso, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Siswa SD,SLTP korobono, serta undangan lainnya.

Bupati Tutup Tournament Motocross Dan Grasstrack Rano Poso Toinasa

Poso – Setelah berakhirnya tournament Toinasa Motorcross dan Grasstrack Piala bergilir Bupati dan Piala tetap KNPI yang berlangsung selama 8 -10 mei, akhirnya dari 90 peserta crosser keluar sebagai juara umum pada 9 class yaitu, juara umum terbuka Deden Pranata dari Gama motor palu Racing Team dengan total poin 150, juara umum lokal Kabupaten Poso Frans Parimo dari Hebat Racing Team Kelei dengan total poin 25.
Saat sebelum pengumuman hasil juara Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan seperti ini perlu ditingkatkan dari segi tempat pelaksanaan agar ditatah lebih baik, maupun peserta dan masyarakat supaya membina kebersamaan, sehingga masyarakat kec. Pamona barat yang haus akan hiburan dapat menikmati kedamaian ditana siintuwu maroso.
Lebih lanjut daalam sambutannya, Bupati Poso memberi nama dengan resmi arena Tournament Motocross dan Grasstrack di Rano poso toinasa dengan nama “Sirkuit Padang Galak Rano poso Toinasa” yang artinya Perpaduan budaya Bali dan budaya pamona di desa Toinasa kecamatan pamona barat Kab.Poso.
Diakhir sambutanya, Bupati poso mengajak seluruh masyarakat agar menjelang pelaksanaan Pilkada dapat mempertahankan kondisi yang baik ini, sehingga nanti kita dapat melaksanakan pilkada yang aman, tentram, dan damai.
Setelah sambutan berakhir, dilanjutkan dengan pengibaran bendera star oleh Bupati Poso sebagai tanda dititupnya Open Tournament Toinasa Motocross dan Grasstrack Piala bergilir Bupati dan piala tetap KNPI di Sirkuit Padang galak rano poso Toinasa, Kecamatan Pamona barat, Senin (10/5).
Sementara itu dalam Laporanya Ketua Panitia penyelenggara, Gustaf Mangando, SE menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah daerah Kab.Popso serta seluruh masyarakat yang telah mendukung penuh terlaksananya kegiatan ini, selain itu ia melaporkan bahwa Klas yang dilombakan dalam tournament ini adalah Kelas bebek standar lokal pamona bersaudara, kekas bebek standar terbuka, Kelas bebek modifakasi 2 tak, Kelas bebek modifikasi 4 tak, kelas campuran, Kelas open lokal pamona bersaudara, kelas open/umum, Kelas MOTOCROSS, kelas MOTORCILIK.
Kegiatan ini berakhir dengan pengumuman hasil lomba dan penyerahan hadiah berupa piala dan bonus uang, bagi pemenang.
Hadir dalam kegiatan,Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs.Lambang Bamonturu,Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. Sin S. Songgo, Ketua penggerak PKK Kab.Poso Ibu Elen Inkiriwang Pelealu, para pejabat dilingkungan pemerintah daerah kabupaten poso, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Masyarakat serta.

Penyerahan Sertifikat Lahan Pekarangan UPT

Poso – Telah kurang lebih 4 bulan Transmigran ini bermukim dilahan pekarangan UPT(Unit Pemukiman Transmigrasi) Rato’ombu, seiring dengan itu jemaat Eksodus yang terbentuk sejak tahun 2006 telah berumur 4 tahun tepatnya tanggal 30 April yang dirayakan Minggu 9 mei 2010.
Acara tersebut diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. J.Bogia,STh selaku Ketua Majelis Klasis Lage.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa melihat Jemaat Eksodus Rato’ombu yang telah berusia 4 tahun serta jumlah masyarakat yang cukup banyak maka telah memenuhi syarat untuk dibentuk menjadi desa..
Lebih lanjut Bupati Poso dalam sambutanya menyampaikan bahwa adanya Unit Pemukiman Transmigrasi ini merupakan upayah Pemerintah daerah untuk mensejahterahkan masyarakat pedesaan sehingga kiranya Masyarakat Rato’ombu dapat mempergunakan fasilitas yang ada serta mengolah lahan dengan sebaik-baik nya agar tercipta kesejahteraan sesuai dengan apa yang kita harapkan.
Diakhir sambutannya Bupati Poso menhimbau kepada Jemaat Eksodus Rato’ombu untuk tetap mensyukuri apa yang telah di Anugerahkan Tuhan serta Penyertaan Tuhan sepanjang 4 tahun bagi Jemaat Eksodus Rato’ombu. Dengan harapan kedepan Seluruh jemaat Eksodus Rato’ombu akan menjadi jemaat yang diberkati.
Sementara itu Ketua Panitia Bpk.R.Balebu dalam laporannya menyampaikan rasa Terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Pemerintah Daearah yang telah memperhatikan Masyarakat Rato’ombu serta telah memberi bantuan khususnya bagi Jemaat Eksodus Rato’ombu, selain itu masyarakat juga telah diberikan Sertifikat kepemilikan Tanah masing-masing pekarangan berjumlah 320 sertivikat.
Sebelumnya itu Pendeta Jemaat Eksodus Rato’ombu Ibu.Pdt. S. Penemba Onora, Sth membacakan sejarah berdirinya Jemaat Eksodus Rato’ombu yaitu: Pada tanggal 24 Januari 2006 Jemaat Rato’ombu masi terbagi dalam 2 kelompok kebaktian yakni Jemaat Eben Heiser malewa dan Jemaat karmel Watuawu, kemudian pada April 2006 oleh majelis Klasis telah menyatukan 2 jemaat menjadi 1, yaitu Jemaat Eksodus Rato’ombu yang jemaatnya berjumlah 232 KK sampai saat ini tinggal berjumlah 148 KK
Acara ini diwarnai dengan penampilan tari-tarian dero asli anak-anak dari jemaat Eksodus Rato’ombu dan pembacaan kayori oleh majelis Adat setempat, kemudian Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat Lahan pekarangan UPT Rato’ombu secara simbolis oleh Bupati Poso kepada Masyarakat Rato’ombu.
Hadir dalam acara tersebut Ketua PKK Ibu Elen Inkiriwang Pelealu,para Pejabat Daerah Kab.Poso, Para Muspida, Pdt. GPdI Rato’ombu Bpk Pdt.Jakop Sandi, Majelis Gereja, Jemaat dan para Undangan lainnya.

Puncak Peringatan Hardiknas Tingkat Kabupaten Poso di Pendolo

Poso – Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tanggal 2 mei 2010, dilaksanakan dalam bentuk Upacara Bendera pada hari selasa 11 mei 2010 di Lapangan desa Pendolo, kec.Pamona selatan Kab.Poso.
Upacara Diawali dengan Pengibaran Bendera Sang Merah Putih Diiringi dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Teks Pancasila oleh Bupati Poso diikuti oleh seluruh Peserta upacara.
Sementara itu dalam Sambutan Menteri Pendidikan nasional Mohammad Nuh yang diwakili oleh Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang, MM mengatakan bahwa tanggal 2 mei merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh pemangku kepentingan Pendidikan, utaamanya para tenaga pendidik, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi baik jalur pendidikan formal, non formal maupun informal.
HARDIKNAS diperingati untuk mengenang jasa Bapak pendidikan Indonesia Ki Hadjar Dewantara dan seluruh pejuang pendidikan yang patut dikenang dan dihargai.
Bupati Poso mengajak seluruh masyarakat Kab.Poso agar peringatan HARDIKNAS kali ini dapat membangkitkan rasa optimisme, kepercayaan diri dan tentu sambil terus berusaha, untuk terus membangun Bangsa kita tercinta ini Bangsa Indonesia, sesuai dengan tema HARDIKNAS tahu ini yaitu ”Pendidikan Karakter untuk membangun peradaban bangsa”
Usai upacara dilaksanakan, dilanjutkan dengan Penetapan hasil seleksi calon kepala sekolah, guru, kepala sekolah, pengawas dan siswa berprestasi terbaik tingkat Kab. Poso tahun 2010 sekaliguis penyerahan sertivikat dan piagam penghargaan. Yang meraih prestasi tersebut Cakep terbaik dan berprestasi:Theophilus Wengkau SDN Lengkeka, lore barat,Amos Mangile,M.Hum SMPN 1 Pamut,Putri Botilangi,S.Pd SMAN 1 Lage, Evelin R Bintiri,S.Pd SMKN 2 Poso, Nelmayati Nyolo-nyolo SMPN 3 Pamut,Muh.Mahfuddin,S.Pdi SD MI Aliklas sayo,Yenny F Tampa’i,S,Pd SMK 2 Tentena, Rin Botilangi,S.Pd Dinas Pendidikan,Drs.Ruben Pasiamping Dinas Pendidikan.
Peserta Upacara HARDIKNAS unsur Tripika, Muspida, Korpri Kecamatan Pamona Selatan, Guru-guru TK/SD, SLTP, SMA Negeri,/Swasta se – Pamona Selatan, Siswa-siswa TK/SD Se-Kota Pendolo dan SLTP,SMA Negeri/Swasta Pamona Selatan dan Pamona Utara, Para Pensiunan Kepala-kepalah Sekolah dan Pegawai pensiun Se-kecamatan Pamona Selatan, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda Se-kota penhdolo.

Senin, 18 Januari 2010

Sosialisasi Pendidikan Gratis Pendidikan Dasar Di Kabupaten Poso Tahun 2010

Poso - Acara Sosialisasi Program Sekolah Gratis Ditingkat Kabupaten / Kota Dinas Pendidikan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2009 / 2010 berlangsung Di Gedung PGRI Kabupaten Poso, Rabu 13 Januari 2010.
Hadir pada kesempatan tersebut sekretaris kabupaten Poso mewakili bupati Poso, Drs. Amdjad Lawasa, MM, Kepala Dinas Propinsi Sulawesi Tengah yang Diwakili oleh Prof DR Tanra Tellu, Perwakilan Dari BPKP Sultan Rambu Pamenan, Konsultan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Provinsi Sulteng Nurhayapi, Spd, Perwakilan dari DPRD Kabupaten Poso Bidang Pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan Dan Pengajaran Kabupaten Poso Drs.Berlin Matoneng, Para Kepala Sekolah SD/MI, SMP/MTs, Serta Para Undangan Lainnya.
Bupati Poso Dalam Sambutan Tertulisnya yang dibacakan Sekertaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa, MM Mengatakan bahwa Pembangunan Pendidikan Di Indonesia selama ini telah banyak mengalami kemajuan yang cukup berarti, tetapi kita juga menyadari bahwa masih terdapat banyak persoalan Pendidikan yang harus di selesaikan secara bersama dan bertahap sejalan dengan perkembangan Zaman dan tuntutan di Era Global. Oleh sebab itu, kita terus melakukan berbagai upaya peningkatan pelayanan Pendidikan kepada Masyarakat termasuk Program dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tentang Pendidikan Gratis untuk Pendidikan Dasar di Daerah ini dengan Tujuan pemerataan kesempatan untuk menikmati Pendidikan Dasar di Daerah ini dengan Tujuan Pemerataan kesempatan untuk menikmati Pendidikan yang sama.
Lanjut dikatakan, Walaupun dalam usaha memberikan Pelayanan Pendidikan tersebut masih banyak mengalami kendala, hal itu merupakan tantangan yang harus dihadapi dan di upayakan penanganannya melalui berbagai langkah dan perubahan termasuk Kegiatan yang dilaksanakan pada Hari Ini, yang merupakan Kegiatan kerja sama antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Poso dalam Program Pendidikan Gratis yang kesemuanya itu adalah untuk Mengantisipasi arah Pembangunan Nasional ke Depan karena menyadari bahwa Bangsa Indonesia masih menghadapi banyak persoalan dalam berbagai Bidang Kehidupan Berbangsa dan Bernegara termasuk Bidang Pendidikan.
Diakhir Sambutannya Bupati sangat mengharapkan terjadinya Comunication Of Balance diantara kita semua agar tidak tercipta persepsi yang berbeda – beda Ditengah – tengah Masyarakat luas tentang Program Pendidikan Gratis yang akan diterapkan Di Daerah ini.
Sementara itu pada kesempatan yang sama Kadis Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah Diwakili Prof DR Tanra Tellu dalam arahanya antara lain mengatakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Merupakan Pendanaan Pendidikan Dasar yang Signifikan dari sumber dana APBN dan Program ini Bertujuan untuk memberikan bantuan kepada Sekolah dalam rangka Membebaskan Iuran Siswa, namun Sekolah tetap dapat mempertahankan Mutu Pelayanan Pendidikan kepada Masyarakat. Sementara Dana BOS yang diterima Sekolah Didasarkan atas jumlah Siswa Dengan ketentuan, Siswa SD/MI atau setara SD sebesar Rp 400R – Rp 397R/Tahun, dab Siswa SMP/MTs atau setara SMP sebesar Rp.575R – 570R/Tahun.

Bupati Poso Rayakan Natal Bersama Masyarakat Poso se-Jabodetabek

Bupati Poso Rayakan Natal se Jabodetabek
Poso – Tepatnya, Sabtu (16/1), Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM menghadiri kegiatan Natal bersama masyarakat Poso se-Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) di Gelanggang Olahraga, Jakarta Utara.
Kabag Humas Setdakab Poso, Amir Kiat,SH dalam keterangan persnya mengatakan, natal bersama yang diselenggarakan oleh IKP (Ikatan Keluarga Poso), dihadiri sekitar ribuan masyarakat Poso se-Jabodetabek yang berasal dari sejumlah perhimpunan pelajar dan mahasiswa Poso di Jakarta, Forum Poso Bersatu (FPB) Jakarta, IKAMAL (Ikatan Malili Nuwa), dan Expo (masyarakat yang pernah tinggal di Poso) serta para tamu undangan.
“Pada perayaan Natal bersama se Jabodetabek, kehadiran Bapak Bupati sempat mengundang perhatian dan disambut baik masyarakat Poso yang ada di Jakarta. Sebab sejak masa kepemimpinan empat tahun terakhir, baru kali ini Bupati bertemu langsung dengan masyarakat perantau dalam pertemuan akbar seperti ini,” jelasnya.
Ditambahkan Amir, ini sebagai bentuk ajang silaturahmi dengan tetap menjaga hubungan persatuan dan persaudaraan dalam bentuk kekeluargaan antar sesama warga Poso. “Rasa persaudaraan warga Poso di Jakarta sangat kuat, sehingga bapak Bupati sangat salut melihat keadaan seperti ini,” ungkap Amir Kiat yang juga selaku juru bicara Pemkab Poso dalam keterangan persnya, Minggu (17/1).
Sementara salah seorang warga Poso di Jakarta yang juga salah satu pengurus IKP, Tati Lara menyatakan rasa terimakasihnya atas kesediaan Bupati Poso Drs Piet Inkiriwang MM yang sempat menghadiri Natal bersama mereka. “Kami senang dengan Bapak Bupati, karena telah hadir pada kegiatan natal bersama kami di Jakarta. Dan kami segenap warga di sini (Jakarta) memang sangat merindukan kehadiran beliau,” ucap Amir mengutip perkataan Ibu Tati.
Dikesempatan itu juga, Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang MM mengatakan, bahwa sejak empat tahun terakhir ini, Poso begitu aman dan kondusif. Itu semua dikarenakan kesungguhan hati dari masyarakat Kabupaten Poso, termasuk masyarakat Kabupaten Poso yang diperantauan seperti saat ini, melalui doa-doa kita semua dan tidak lepas dari peran Pemerintah Pusat, Propinsi Sulteng, dan Pemda Poso itu sendiri. Begitu juga melalui kerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk Poso lebih kondusif lagi.
“Menyinggung program pemerintah daerah Kabupaten Poso ditahun 2010 ini, Bupati menyampaikan, bahwa Kabupaten Poso mempunyai 3 (tiga) ikon pembangunan yaitu, di bidang Pertanian dan Peternakan, karena 85 % masyarakat Kabupaten Poso adalah Petani. Kedua, Koperasi/UKM, untuk mengembangkan perekonomian masyarakat menengah kebawah maka bidang koperasi dan UKM perlu ditingkatkan. Dan yang ketiga bidang Pariwisata. Mengapa harus pariwisata? Karena Sulawesi Tengah ditetapkannya sebagai daerah tujuan wisata ke 22 dengan idolanya (Land Mark) Kabupaten Poso wisatanya ‘Danau Poso’. Olehnya, warga masyarakat yang ada di Jabodetabek marilah kita bersama pada Sintuwu Maroso untuk membangun daerah yang kita cintai ini,’ ungkap Amir Kiat,SH mengutip sambutan Bupati Poso saat perayaan natal bersama se Jabodetabek.