Selasa, 31 Maret 2009

Peresmian Renovasi Gereja Sion Poso


Bupati Poso Resmikan Renovasi Gereja Sion Poso
Poso - Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM meresmikan Renovasi Gereja Sion Poso, selasa 31 maret 2009.
Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs.Amdjad Lawasa,MM, Asisten Pemerintahan Dan Kesra Drs.Lambang Bamonturu, Asisten Umum dan Kepegawaian Drs.S. Songgo, Rektor Unsimar Poso Lefrand Mango,SE,MSi, Staf Ahli Bupati Poso Bidang Pemerintahan Drs.Yoksan Lakukua, Ketua Tim Penggerak PKK Ny.Ellen Inkiriwang Pelealu, Ketua Sinode GKST Ishak Pole,MSi, Para Kepala Dinas, Kantor, Badan, Bagian Dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, para jemaat Sion Poso, serta Undangan Lainnya.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada ke4pada pengurus Gereja, Jemaat, serta Panitia Pembangunan dan renovasi Gereja sion tersebut, yang melaksanakan tugas dan kewajiban yang diberikan dengan baik, dan penuh Ketulusan. Sehingga seluruh pembangunan renovasi Gereja Sion tersebut rampung, dan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh kita bersama.
Ini terbukti dengan selesainya Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut, serta peresmian dan acara syukuran pada hari selasa,31 maret 2009. Satu hal untuk dipahami bersama bahwa Bangunan Gereja itu sendiri adalah suatu sarana tempat berkumpul Jemaat Tuhan dalam berbagai kegiatan gerejawi, namun yang lebih penting bahwa Gereja merupakan tempat dimana Anggota Jemaat di didik dalam suatu realita kehidupan yang lebih baik, jemaat digarami oleh kesaksian moral dan Spiritual Dari kebenaran Firman Tuhan.
Diakhir sambutannya,Bupati Poso mengharapkan bahwa dengan selesainya pembangunan Renovasi Gereja sion Tersebut, akan lebih mendorong semua Komponen masyarakat Gereja untuk menyadari panggilan dan tanggung Jawab sebagai warga Gereja ditengah-tengah masyarakat sekitarnya. Guna meningkatkan peran serta baik dalam lingkungan Gereja maupun diluar lingkungannya, bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dalam membangun Masyarakat yang sadar akan arti kehidupannya, sebagai mahluk Tuhan yang termulia dan Bangsa yang bertanggung Jawab. Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut, dapat digunakan dengan sebaik-baiknya, serta jaga dan dipelihara, karena ini adalah Rumah Tuhan, dimana semua Umat Tuhan datang untuk memuji dan menyembah serta mendengarkan Firmannya.
Sementara itu, Ketua Sinode GKST Ishak Pole.MSi dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada Jemaat yang telah berhasil dalam Pembangunan Renovasi Gereja Sion tersebut. Dan Ucapan terima Kasih kepada Pemerintah Daerah yang telah memberikan bantuan sehingga Pembangunan Renovasi Gereja tersebut telah rampung.
Dan kepada seluruh jemaat, agar Gereja tersebut agar sungguh-sungguh difungsikan sebagaimana mestinya, karena dalam Gedung gereja tersebut terdapat orang-orang yang selain Spiritualitasnya, Kehidupan rohaninya, terpelihara segenap jiwa kehidupan sosialnya.
Disatu sisi, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan Renovasi Gereja Sion Poso Noldy Tarore,ST dalam Laporannya menyampaikan bahwa renovasi Gedung Gereja Sion Poso merupakan amanat rapat Jemaat yang merupakan keputusan Tertinggi dalam jemaat, yang diusulkan sejak Tahun 2007 dan 2008, dan pada akhirnya Jemaat mulai merealisasikan melalui Panitia Pembangunan pada tahun 2008 yang lalu.
Juga dilaporkan bahwa selama tahun 2008 hingga awal tahun 2009 ini, Penerimaan dana Pembanguan Gereja Sion Poso berjumlah Rp.583.608.000.
Setelah laporan ketua Pembangunan Renovasi Gereja Sion berakhir, acara dilanjutkan dengan Jamuan makan bersama.

Raker Badan Pemberdayaan Perempuan


Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM Didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Poso Ny. Ellen Inkiriwang Pelealu Membuka Rapat Kerja Daerah Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana(KB) Tahun 2009 Bertempat di Ruang Pogombo Kantor Bupati Poso, Selasa 31 Maret 2009.
Hadir Pula pada kesempatan tersebut Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Propinsi Sulawesi Tengah dr. Abdullah. DHSM, Muspida Kabupaten Poso, Para Asisten, Para Kepala Dinas, Badan, Kantor, Bagian Dilingkub Pemkab Poso, Pimpinan Organisasi Perempuan, LSM, Para Penyuluh KB Serta Para Undangan Lainnya.
Acara Diawali dengan Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Disusul dengan Menyanyikan Lagu Mars KB. Dalam Laporan Panitia yang dibacakan dr. Asna Awad M.H MARS Menyampaikan bahwa diawal Tahun 2009, melalui PP 41 Tahun 2007 telah terbentuk Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana, yang sementara berkantor dengan menggunakan Ex Kantor UPTD Kehutanan Tkt I Propinsi ( pinjam ) yang letaknya tidak jauh dari kantor Bupati, mudah – mudahan tahun ini juga kami sebagai Badan baru mendapatkan Prioritas untuk dibangunkan Kantor Baru.
Lanjut dikatakan Dari rangkaian Kegiatan tersebut telah dicapai peserta KB baru berjumlah 5.139 atau 82,13% dari perkiraan permintaan Masyarakat (PPM), sedangkan peserta KB aktif berjumlah 29.071 atau 79,27% dari pasangan usia subur.
Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM diawal Sambutannya mengatakan Bahwa Pertemuan ini sangatlah strategis dan penting karena merupakan kesempatan untuk menyampaikan berbagai Program dan Kegiatan Pembangunan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, hal ini sangatlah penting karena pimpinan LSM, Pimpinan organisasi Perempuan, Penyuluh KB merupakan Stake holder dan Mitra dalam pelaksanaan program pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana, sehingga Program – program ini diharapkan dapat dikomunikasikan kepada kelompok masyarakat dilingkungan Masing – masing.
Lanjut Bupati..Melalui kegiatan ini Bupati mengucapkan Terima Kasih kepada semua pihak atas perhatian dan Komitmennya yang begitu besar secara bersama untuk membangkitkan kembali program KB Mandiri serta meningkatkan status, posisi dan kondisi perempuan agar dapat mencapai kemajuan yang setara dengan kaum laki – laki, serta dapat membangun anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan bertaqwa serta terlindungi. Ini semua merupakan langkah peningkatan Akses pada kegiatan pemberdayaan Perempuan dan Pelayanan KB yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.
Diakhir sambutannya Bupati meminta kepada semua Pihak, baik Instansi Pemerintah yang terkait, Organisasi Perempuan, LSM, Penyuluh KB, Seluruh Masyarakat yang telah secara aktif memberikan bantuan dan dukungan, sehingga Program Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana di Kabupaten Poso dapat terus melangkah kedepan dalam mewujudkan Visi dan Misinya. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan Bimbingannya kepada kita sekalian.
Pembukaan Rapat Kerja Daerah Badan Pemberdayaan Perempuan Dan Keluarga Berencana Tahun 2009 ditandai dengan Penyerahan Bantuan Untuk Kelompok Usaha Ekonomi Produktif dari Tiga(3) Kecamatan yaitu Poso Kota, Poso Pesisir Selatan, Pamona Utara yang Masing – masing menerima Bantuan Uang Tunai.

Senin, 30 Maret 2009

AGENDA PEMDA MINGGU I BULAN APRIL 09

Selasa, 31 Maret 09
-Pembukaaan Pemberdayaan Perempuan & Keluarga Berencana Kabupaten Poso di Ruang Pogombo Kantor Bupati jam 08.00 Wita
-Peresmian Gereja Sion Poso Jam 10.00 Wita

Rabu, 1 April 2009
-Pencanangan Penanaman Pohon & Penghijauan di Wilayah Pamona Timur di Desa Taripa
-Peninjauan Lokasi Banjir di Kecamatan Pamona Tenggara
-Peninjauan Perkembangan Listrik di Pamona Selatan

Pelantikan Kepala Desa Pantango Lemba dan Kepala Desa Maliwuko


Bupati Poso Melantik Kepala Desa Pantango Lemba dan Kepala Desa Maliwuko

Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang, MM Melantik dan Mengambil Sumpah Kepala Desa Pantango Lemba Kecamatan Poso Pesisir Selatan bertempat di Baruga Kantor Desa Pantango Lemba, Rabu 25 Maret 2009.
Hadir pada acara pelantikan tersebut para Muspida Kabupaten Poso, para Asisten Setdakab Poso, para kepala dinas, kantor, badan, dan bagian, para camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat, agama, adat, dan warga masyarakat Pantangolemba. Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati nomor 188.45/0667/2009 tanggal 23 Februari 2009 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Desa Pantango Lemba Dari Pejabat Lama Yakobus Malonta kepada Pejabat Baru Tairas Badjaji.
Bupati Poso menyampaikan selamat kepada Pejabat yang baru dilantik, dan selamat kepada seluruh masyarakat yang telah memberi kepercayaan kepada Kepala Desa yang baru sebagai pemimpin wilayah didesa Pantango Lemba.
Lanjut Bupati, kebanggaan dan kabahagiaan masyarakat hari ini memanglah wajar, apalagi baru saja menyelesaikan dan melewati masa-masa suksesi, namun harus pula disadari bahwa perjalanan dan dinamika system Pemerintahan di Negara kita sedikit berubah sehingga tanggung jawab kemajuan dan perkembangan Desa itu tidak saja terletak dipundak Kepala Desa, tetapi secara keseluruhan antara Kepala Desa, BPD bersama perangkat Desa lainnya bahkan seluruh masyarakat yang ada, untuk memikul beban dan tanggung jawab itu secara bersama-sama tanpa harus bersikap masa bodoh sambil menanti uluran tangan Pemerintah saja.
Oleh sebab itu, hasil yang telah kita saksikan pada hari ini, agar tidak lagi menjadi polimik yang berkepanjangan dikalangan masyarakat terutama mungkin ada sedikit masalah akibat dari pemilihan dari Kepala Desa sebelumnya, namun itu hendaknya dapat dipahami bahwa dalam setiap proses Demokrasi hal seperti ini adalah wajar terjadi sebagai akses dari kompetisi, dan Bupati juga meminta mulai hari ini perbedaan itu segera dihilangkan dan kembali dalam suatu semangat baru untuk membangun Desa dibawah Kepemimpinan Kepala Desa yang baru hasil pilihan Rakyat.
Di akhir sambutannya Bupati meminta kepada Kepala Desa yang baru dilantik agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara adil dan bijaksana untuk kemajuan dan kesejahteraan warga masyarakat khususnya Desa Pantango Lemba.
Sebelum melakukan Pelantikan Kepala Desa Pantango Lemba Bupati Poso Drs.Piet Inkiriwang,MM sempat meninjau lokasi Irigasi Desa Pantango Lemba.
Pada hari yang sama dan tempat yang berbeda Bupati Poso Drs.Piet Inkirang,MM juga melantik Kepala Desa Maliwuko Rafles Parasi dibaruga Desa Maliwuko Kecamatan Lage periode 2009-2015.
Dalam sambutannya Bupati Poso mengucapkan selamat atas dipilihnya Rafles Parasi sebagai Kepala Desa yang baru atas pilihan masyarakat Desa Maliwuko dan semoga kepercayaan yang diamanatkan dapat diemban dengan baik semata-mata untuk kemakmuran Desa Maliwuko.

Transportasi Laut dan Udara Poso Dihidupkan Lagi


Bupati Poso Tinjau Lokasi Dermaga Pelabuhan Poso
Poso - Upaya pemerintah daerah kabupaten Poso untuk menghidupkan kembali jalur transpotasi, baik darat, udara dan laut, adalah sebagai rangsangan agar para investor dapat menanamkan saham/modalnya di daerah kabupaten Poso. Sebab sejak Poso dilanda konflik beberapa tahun yang lalu, jalur transportasi ini tidak beroperasi lagi di daerah Kabupaten Poso.
Kini, setelah beberapa minggu yang lalu telah dioperasikannya jalur transportasi udara melalui penerbangan Merpati di bandara Kasiguncu Poso, kembali lagi dibukanya jalur transportasi laut di pelabuhan dermaga Poso.
“Pemerintah Pusat akan memberikan suntikan dana stimulus ke Pemda Poso sebesar 39 miliar rupiah untuk pelebaran dermaga dan bandara. Dan dari 39 miliar rupiah yang dananya turunnya bersamaan, 18 miliar rupiah untuk pelebaran bandara 1.850 meter,” ucap Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM saat meninjau langsung sebuah kapal N.S Esparanza dari Negara Cina dengan tujuan Poso, yang mengangkut bahan materil untuk turbin milik PLTA Sulewana atau PT Poso Energy, di pelabuhan dermaga Poso, Minggu (22/3).
“Nantinya dalam waktu dekat ini Pemkab Poso juga akan mengupayakan mendatangkan kapal penumpang Tilongkabila milik PT Pelni, dan jenis lainnya. Sebab dananya pada tahun ini (2009) sudah dialokasikan baru Rp. 5 Miliar,” ungkap Bupati yang turut didampingi Kadis Perhubungan Informasi dan Komunikasi Kabupaten Poso Husni Moh.Kasim,SH.
Olehnya, Pemerintah Pusat melalui Pemda Poso terus berupaya mendongkrak perekonomian rakyat utamanya masyarakat Poso, agar masyarakat Kabupaten Poso tidak terisolir. “Terbukanya jalur udara dan laut ini adalah upaya pemerintah daerah kepada masyarakat utamanya para buruh, agar mereka bisa dipekerjakan. Dan ini salah satu cara untuk menghidarkan masyarakat dari kemiskinan,” terang Bupati Piet saat berdialog langsung dengan para buruh dan masyarakat di sekitar pelabuhan Poso yang juga saat mengamati pembongkaran muatan kapal N.S Esparanza di dermaga pelabuhan Poso.
Sehubungan dengan itu, Kabag Humas Setdakab Poso Amir Kiat, SH sebagai juru bicara Pemda Poso menambahkan, nantinya Senin (23/3) akan diadakan survey pembangunan dermaga Tentena dan dermaga Pendolo di Danau Poso dari Departemen Perhubungan Konsultan Pusat.
Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang,MM yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Poso Drs. Amdjad Lawasa pada Peninjauan lokasi Dermaga Pelabuhan Poso ini, turut dihadiri para pejabat di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Poso, anggota dewan Poso dan para elit Parpol di Kabupaten Poso serta masyarakat di sekitar pelabuhan Poso.

Minggu, 29 Maret 2009

Putri Indonesia Sambangi Polres Poso


Puteri Indonesia 2007, Putri Raemawasti (20), Jumat (27/3) tiba di Poso dalam satu kunjungan selama tiga hari. Saat tiba di Poso, Putri menyambangi Polres Poso guna berbicara dari dekat dengan orang nomor satu di jajaran Polres Poso. Dalam perbincangan bersama Kapolres Poso AKBP Adeni Mohan, Putri banyak bertanya mengenai perkembangan keamanan di Poso paska konflik termasuk bercerita pengalamannya sebelum berangkat ke Poso.
Sebelum berangkat ke Poso, Putri mengaku, awalnya sangat khawatir karena mengetahui Poso sebagai daerah konflik. Bahkan, beberapa rekannya mengaku terkejut mengetahui ia akan berkunjung ke Poso.
“Kawan-kawan kaget saya akan berangkat ke Poso, sambil mendoakan agar tetap baik-baik, ada kawan yang katakan di Poso masih rawan, rusuh dan gembaran angker lainnya,” ujar Putri. Namun, setelah berada di Poso, Putri mengaku melihat gambaran yang lain tentang wajah Poso.
“Meskipun saya melihat masih ada beberapa bangunan sisa kerusuhan, tapi saya melihat Poso sebenarnya sangat cantik, terutama disekelilingnya ada pegunungan, kemudian air danau dan lautnya yang bersih dan jernih,” ujar Putri.
Dengan kedatangannya di bumi Sintuwu Maroso ini, Puteri juga mengaku ternyata apa yang disampaikan orang-orang di luar Poso selama ini tidaklah menyeramkan seperti yang dibayangkan. “Ternyata apa yang disampaikan orang tentang Poso tidak benar, karena selama saya di Poso kondisinya sangat aman, masyarakatnya sangat membaur antara satu dengan yang lain,” ungkapnya.
“Jadi, kondisi ini sebenarnya sangat baik untuk menujukan kepada masyarakat diluar Poso. Bahwa Poso sangat baik untuk berinvenstasi dan berpariwisata karena ternyata banyak obyek wisata yang dulu menjadi andalan Poso saat ini bisa dikunjungi lagi. Gue jamin deh, Poso sangat indah dan aman,” ujar Putri berapi-api.
Putri melakukan kunjungan di Poso selama tiga hari sebagai pembicara dalam seminar tentang kepribadian yang digelar Universitas Kristen Tenteta di Tentana, Pamona Utara. “Kami datang untuk memberi motivasi kepada mahasiswa agar menjadi pribadi yang bangga sebagai pemuda Indonesia dengan terus menggunakan produk dalam negeri,” kata manajer Putri kepada wartawan.
Kepada wartawan, Puti mengaku, setelah meninggalkan Poso nanti akan bercerita kepada siapa saja tentang keadaan Poso saat ini yang aman dan indah. “Seperti inilah Poso, sudah aman, indah dan jangan ragu untuk berinvestasi dan berpariwisata di Poso,” tandas mahasiswi alumni Institut Tekhnologi Surabaya itu.
Kunjungan Putri yang berparas cantik dan bertubuh semampai ke Markas Polres Poso menjadi perhatian sejumlah Polisi. Bahkan, kesempatan itu digunakan sejumlah Polisi untuk berpose bersama Putri termasuk wartawan yang meliput kunjungan Putri tak mau ketinggalan

Senin, 23 Maret 2009

SOSIALISIASI UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008 TENTANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009


BUPATI POSO BUKA SOSIALISIASI UNDANG-UNDANG NOMOR 10 TAHUN 2008
TENTANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009

Bupati Pos Drs. Piet Inkiriwang, MM diwakili Asisten Administrasi Umum Setdakab Poso Drs. S. Songgo membuka secara resmi sosialisiasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009 bertempat di ruang Mpogombo Kantor Bupati Poso Senin, 23 Maret 2009
Turut Hadir Pada kegiatan tersebut Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesra setdakab Poso Drs. Lambang Bamonturu, Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Drs. Baharudin. HT Kepala Biro Hukum Sekda Propinsi Sulawesi Tengah Kasman Lassa, Ketua KPUD Propinsi Sulawesi Tengah Yasin Mangun, Panwaslu Propinsi Sulawesi Tengah, Ketua KPUD Kab. Poso Iskandar Lamuka, Para Unsur Muspida Kab. Poso, Para Narasumber, Kepala Dinas, Badan, Kantor, Instansi terkait di jajaran Pemda Kab. Poso dan para peserta sosialisasi.
Laporan Panitia Pelaksana kegiatan sosialisiasi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009 Abraham Kaia, SMHK menyampaikan bahwa adapun tujuan pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada seluruh elemen bangsa dan masyarakat mengenai isi Undang-Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2009, agar masyarakat dapat memahami dan menggunakan hak politik secara baik dan benar-benar sesuai ketentuan, peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dan kegiatan sosialisasi kali ini diikuti pesert sebanyak 100 orang yang terdiri dari Aparatur Pemerintah Daerah Kab. Poso, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, LSM, Aparatur Penyelenggaraan Pemilihan Umum , PPS dan KPPS.
Asisten Pemerintahan Umum dan Kesejahteraan rakyat Sekda Propinsi Sulawesi Tengan Drs. Baharudin. ST, membacakan sambutan Gubernur Sulawesi tengah antara lain bahwa perubahan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD dengan Undang_Undang Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD adalah merupakan dinamika perkembangan demokrasi yang telah mewujudkan konstitusi Indonesia yang mementingkan terlaksanannya penyelenggaraan negara yang bersih dan akuntabel moderen dan domokratis, untuk itu pelaksanaan undang-undang Nomor 10 tahun 2008 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD dapat terselenggara secara konsisten dan konsekuen oleh seluruh komponen anak bangsa, yang tentunya membutuhkan pemahaman secara utuh dan menyeluruh mengenai isi undang-undang nomor 10 tahun 2008 tentang pemilu tahun 2009.
Untuk memperoleh pemahaman tersebut, kegiatan pemasyarakatan (sosialisasi) menjadi satu kebutuhan yang sangat mendesak, penting dan strategis sehingga dapat diselenggarakan penyuluhan hukum untuk mensosialisasikan undang-undang nomor 10 tahun 2008. Yang pada gilirannya para peserta diharapkan nantinya dapat meneruskan dan menterjemahkan kepada segenap elemen masyarakat di daerah ini, dan juga diharapkan kepada seluruh peserta agar benar-benar dapat mengikuti dengan seksama pemaparan-pemaparan yang disampaikan oleh narasumber agar dapat mensosialisasikan lebih lanjut materi yang telah diterima kepada lembaga atau masyarakat sehingga masyarakat dapat memahami isi dari Undang-undang nomor 10 tahun 2008 yang pada gilirannya tingkat kesadaran hukum seluruh elemen masyarakat khususnya di kabupaten poso semakin meningkat, serta paham menggunakan hak dan kewajibannya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu Bupati Poso Drs. Piet Inkiriwang dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Drs. S. Songgo mengucapkan, selamat kepada seluruh partai politik yang telah dinyatakan lolos dan dapat mengikuti pemilihan umum tahun 2009, serta ucapan terima kasih kepada panitia penyelenggara sosialisasi yang dilaksanakan pada hari ini yang melibatkan Muspida Poso, Dinas Instansi terkait dan para partai politik peserta pemilu tahun 2009. Pelaksanaan Sosialisasi Undang-undang Nonor 10 tahun 2008 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD dan DPRD serta undang-undang nomor 23 tahun 2007 yang diselenggarakan oleh
Pemerintah Daerah Propinsi Sulawesi Tengah bertujuan untuk lebih memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada partai politik dan bagi mereka yang bertugas sebagai penyelenggara pemilihan umum.
Diakhir sambutannya Drs. S. Songgo menyampaikan, Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memperkenalkan secara dini dan jelas seluruh pedoman dan tehnis dalam melaksanakan pemilu tahun 2009 yang tinggal beberapa hari lagi akan dilaksanakan. Dan diharapkan kepada partai politik peserta pemilu 2009 serta tim suksesnya di dalam melaksanakan kampanye nantinya mohon hindari pelanggaran yang menyebabkan polemik di tengah masyarakat luas, terutama kampanye diluar aturan main jangan jadikan masyarakat sebagai obyek sementara hanya sekedar untuk meraih kemenangan, tetapi ciptakanlah iklim politik yang lebih dewasa dan demokratis sehingga masyarakat kita benar-benar memiliki kedewasaan politik untuk memilih figur sesuai dengan hati yang tulus dan bukan dengan sejumlah iming-iming serta janji yang tidak pasti. Saya yakin kita semua akan semakin solid dalam melaksanakan agenda penting ini dengan sebaik-baiknya, dan kiranya dapat memberi manfaat bagi kita semua dalam membina kebersamaan untuk terus melanjutkan tugas pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di bumi sintuwu maroso pada masa yang akan datang.